Mengapa Lansia Lebih Berisiko Jatuh? Ini Cara Mengurangi Risikonya di Rumah
Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan dan kekuatan otot dapat mengalami penurunan. Akibatnya, lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami jatuh dibandingkan orang yang lebih muda.
Meski terlihat sederhana, jatuh dapat menyebabkan cedera yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, keluarga perlu mengetahui penyebabnya dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko jatuh di rumah.
Mengapa Lansia Lebih Mudah Jatuh?
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia, di antaranya:
1. Kekuatan Otot Berkurang
Seiring bertambahnya usia, massa dan kekuatan otot cenderung menurun sehingga aktivitas seperti berdiri dari kursi atau berjalan dapat terasa lebih berat.
2. Keseimbangan Tidak Seperti Dulu
Perubahan pada sistem keseimbangan membuat sebagian lansia lebih mudah kehilangan stabilitas, terutama saat berbelok atau berjalan di permukaan yang tidak rata.
3. Penglihatan Menurun
Kesulitan melihat tangga, karpet yang terlipat, atau benda kecil di lantai dapat meningkatkan risiko tersandung.
4. Kondisi Kesehatan Tertentu
Beberapa penyakit atau efek samping obat-obatan dapat menyebabkan pusing, lemah, atau gangguan keseimbangan. Bila lansia sering merasa pusing atau hampir terjatuh, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Cara Mengurangi Risiko Jatuh di Rumah
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi lansia.
Pastikan Jalur Berjalan Tetap Rapi
Singkirkan barang-barang yang menghalangi jalan, seperti kabel yang melintang atau karpet yang mudah bergeser.
Gunakan Pencahayaan yang Cukup
Pastikan area seperti kamar tidur, kamar mandi, dan lorong memiliki pencahayaan yang baik, terutama pada malam hari.
Pilih Alas Kaki yang Nyaman
Gunakan alas kaki dengan ukuran yang pas dan sol yang tidak licin untuk membantu menjaga kestabilan saat berjalan.
Sediakan Pegangan di Area yang Dibutuhkan
Pegangan pada kamar mandi atau tangga dapat membantu lansia saat berdiri maupun berpindah tempat.
Gunakan Alat Bantu Bila Diperlukan
Apabila dokter atau tenaga medis menyarankan penggunaan alat bantu, seperti walker, tongkat, atau kursi roda, alat tersebut dapat membantu mobilitas sesuai dengan kondisi lansia.
Pemilihan alat bantu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing agar tetap nyaman dan aman digunakan.
Peran Keluarga Sangat Penting
Selain menata lingkungan rumah, pendampingan keluarga juga berperan besar dalam membantu mengurangi risiko jatuh.
Perhatikan bila lansia mulai menunjukkan tanda-tanda seperti:
- Mudah kehilangan keseimbangan.
- Sering berpegangan pada dinding atau perabot saat berjalan.
- Cepat lelah ketika berjalan.
- Takut berjalan sendiri karena khawatir terjatuh.
Jika kondisi tersebut mulai sering terjadi, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan saran yang sesuai.
GS Alkes Siap Membantu Kebutuhan Perawatan di Rumah
Untuk mendukung kenyamanan lansia dan pasien di rumah, GS Alkes menyediakan berbagai alat kesehatan, seperti:
♿ Kursi roda
🚶 Walker
🦯 Tongkat kruk
🛏️ Bed pasien
Semua alat tersedia dalam kondisi bersih, terawat, dan siap digunakan.
Melayani Semarang dan Sekitarnya
GS Alkes melayani kebutuhan sewa alat kesehatan di:
- Semarang Tengah
- Semarang Selatan
- Semarang Timur
- Semarang Barat
- Semarang Utara
- Banyumanik
- Tembalang
- Pedurungan
- Genuk
- Gayamsari
- Candisari
- Gajahmungkur
- Ngaliyan
- Gunungpati
- Mijen
- Tugu
Serta Kendal, Ungaran, Demak, Salatiga, Mranggen, Bergas, Sayung, dan wilayah sekitarnya.
Hubungi GS Alkes
📱 WhatsApp: 089509173788
Jika Anda membutuhkan alat bantu untuk membantu mobilitas lansia atau pasien di rumah, tim GS Alkes siap memberikan informasi dan membantu memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan.
Lingkungan rumah yang aman, ditambah pendampingan keluarga dan penggunaan alat bantu yang tepat bila diperlukan, dapat membantu lansia menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Post a Comment