Setelah menjalani operasi, stroke, atau perawatan di rumah sakit, dokter terkadang menyarankan pasien menggunakan kursi roda saat kontrol berikutnya.
Tidak sedikit keluarga yang bertanya:
“Bukankah pasien sudah bisa berjalan? Mengapa masih perlu menggunakan kursi roda?”
Sebenarnya, penggunaan kursi roda saat kontrol bukan berarti pasien tidak boleh berjalan. Sebaliknya, ini merupakan salah satu cara untuk menjaga kondisi pasien tetap stabil selama masa pemulihan.
Berikut penjelasannya.
Mengapa Dokter Menyarankan Menggunakan Kursi Roda?
Saat kontrol ke rumah sakit, pasien biasanya harus melalui berbagai aktivitas, seperti:
- Berjalan dari area parkir.
- Menunggu antrean.
- Berpindah antar ruang pemeriksaan.
- Menjalani pemeriksaan tambahan.
Aktivitas tersebut dapat menguras tenaga, terutama bagi pasien yang masih dalam masa pemulihan.
Karena itu, dokter terkadang menyarankan penggunaan kursi roda agar pasien tidak cepat lelah.
Pasien Masih Bisa Berjalan, Apakah Tetap Perlu Kursi Roda?
Ya, pada kondisi tertentu.
Mampu berjalan beberapa langkah tidak selalu berarti pasien mampu berjalan jauh atau berdiri dalam waktu lama.
Misalnya pada pasien:
- Pasca operasi.
- Stroke.
- Cedera kaki.
- Lansia.
- Pasien dengan kondisi yang menyebabkan mudah lelah.
Kursi roda membantu mengurangi beban tubuh sehingga energi pasien dapat digunakan untuk proses pemulihan.
Apa Manfaat Menggunakan Kursi Roda Saat Kontrol?
Beberapa manfaatnya antara lain:
♿ Mengurangi Risiko Jatuh
Kelelahan dapat menyebabkan keseimbangan tubuh menurun.
Dengan kursi roda, risiko jatuh dapat dikurangi.
💙 Menghemat Energi
Daripada menghabiskan tenaga untuk berjalan jauh di rumah sakit, pasien dapat menghemat energi untuk pemeriksaan dan proses pemulihan.
😊 Membuat Pasien Lebih Nyaman
Pasien tidak perlu memaksakan diri berjalan ketika kondisi tubuh belum benar-benar pulih.
👨👩👧 Memudahkan Pendamping
Keluarga lebih mudah mendampingi pasien selama proses kontrol di rumah sakit.
Apakah Pasien Tetap Harus Berlatih Berjalan?
Tentu.
Jika dokter atau fisioterapis menganjurkan latihan berjalan, pasien tetap perlu melakukannya sesuai jadwal dan kemampuan.
Penggunaan kursi roda saat kontrol bukan berarti menghentikan latihan berjalan.
Keduanya memiliki tujuan yang berbeda:
- Latihan berjalan → meningkatkan kemampuan berjalan.
- Kursi roda → membantu mobilitas ketika pasien harus menempuh jarak lebih jauh atau mudah lelah.
Lebih Baik Menyewa atau Membeli Kursi Roda?
Apabila kursi roda hanya dibutuhkan selama masa pemulihan atau untuk beberapa kali kontrol, menyewa sering menjadi pilihan yang lebih praktis dan hemat dibandingkan membeli.
GS Alkes menyediakan layanan sewa kursi roda di Semarang dengan berbagai keunggulan:
✅ Kursi roda bersih dan terawat.
🚚 Antar ke rumah.
💬 Konsultasi gratis sebelum menyewa.
📍 Melayani Semarang, Kendal, Ungaran, Demak, Salatiga, dan sekitarnya.
Tips Sebelum Berangkat Kontrol
Agar perjalanan ke rumah sakit lebih nyaman, Anda dapat melakukan beberapa persiapan berikut:
- Pastikan kursi roda dalam kondisi baik.
- Gunakan pakaian yang nyaman.
- Siapkan dokumen dan obat-obatan yang diperlukan.
- Berangkat lebih awal agar pasien tidak terburu-buru.
- Dampingi pasien selama perjalanan dan pemeriksaan.
Persiapan yang baik akan membantu mengurangi kelelahan dan membuat proses kontrol lebih lancar.
Kesimpulan
Jika dokter menyarankan menggunakan kursi roda saat kontrol ke rumah sakit, bukan berarti kondisi pasien memburuk atau tidak boleh berjalan.
Rekomendasi tersebut bertujuan membantu pasien tetap nyaman, menghemat energi, dan mengurangi risiko jatuh selama perjalanan dan pemeriksaan.
Apabila Anda membutuhkan sewa kursi roda di Semarang, GS Alkes siap membantu menyediakan kursi roda yang bersih, terawat, dan siap digunakan dengan layanan antar ke rumah.
Post a Comment