Pasien yang sebelumnya dirawat di rumah sakit akhirnya boleh pulang. Keluarga tentu merasa lega, tetapi ada satu hal yang sering terlupakan:
Rumah perlu dipersiapkan agar sesuai dengan kondisi pasien.
Ketika pasien masih membutuhkan banyak bantuan untuk bergerak, makan, mandi, atau beristirahat, ruang keluarga atau kamar tidur bisa berubah menjadi area perawatan sementara.
Tidak perlu membuat rumah seperti rumah sakit. Namun, beberapa penyesuaian sederhana dapat membuat pasien lebih aman, nyaman, dan mudah dirawat.
ποΈ 1. Tentukan Kamar yang Paling Mudah Diakses
Jangan hanya memilih kamar berdasarkan ukuran.
Pertimbangkan juga:
- Mudah dijangkau keluarga.
- Dekat dengan kamar mandi jika memungkinkan.
- Memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik.
- Tidak terlalu banyak barang di sekitarnya.
- Memiliki ruang cukup untuk alat kesehatan.
Jika pasien menggunakan kursi roda atau walker, pastikan pintu dan jalur menuju kamar cukup mudah dilewati.
ποΈ 2. Pertimbangkan Menggunakan Bed Pasien
Tempat tidur biasa mungkin masih cukup untuk pasien yang sudah relatif mandiri.
Namun, jika pasien masih sulit bangun atau membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari, bed pasien dapat membuat perawatan jauh lebih praktis.
Bed pasien 2 atau 3 fungsi memungkinkan posisi pasien disesuaikan, misalnya dari berbaring menjadi setengah duduk.
Hal ini dapat membantu saat pasien:
π½οΈ Makan
π Minum obat
πΊ Beraktivitas ringan
π Berkomunikasi dengan keluarga
π Beristirahat
βΏ 3. Siapkan Jalur untuk Kursi Roda
Kalau pasien menggunakan kursi roda, jangan hanya memikirkan tempat kursinya.
Perhatikan jalur yang akan dilewati.
Singkirkan:
β Kardus
β Kabel berserakan
β Karpet yang mudah bergeser
β Meja kecil yang menghalangi jalan
β Barang-barang yang menumpuk
Jalur yang lebih luas dan rapi akan memudahkan keluarga membantu pasien berpindah tempat.
πΆ 4. Pastikan Walker Bisa Digunakan dengan Nyaman
Jika pasien mulai latihan berjalan menggunakan walker, ruangan perlu dibuat lebih lega.
Jangan sampai pasien harus melewati banyak benda saat menggunakan alat bantu jalan.
Walker membutuhkan ruang untuk bergerak maju dan berputar.
Jika rumah terlalu penuh dengan furnitur, pertimbangkan untuk memindahkan sementara beberapa barang.
πΏ 5. Perhatikan Akses ke Kamar Mandi
Kamar mandi menjadi salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian khusus.
Lantai yang basah atau licin dapat meningkatkan risiko jatuh, terutama pada pasien lansia atau pasien yang masih lemah.
Pastikan:
β
Lantai tidak licin.
β
Jalur menuju kamar mandi tidak terhalang.
β
Penerangan cukup.
β
Pasien tidak dipaksa berjalan sendiri jika belum aman.
Jika pasien belum mampu berjalan ke kamar mandi, keluarga dapat mendiskusikan alternatif alat bantu dengan tenaga medis.
Untuk kondisi tertentu, kursi roda 4 in 1/commode juga dapat membantu kebutuhan pasien.
π‘ 6. Jangan Lupakan Pencahayaan
Pencahayaan sering dianggap sepele.
Padahal, pasien mungkin harus bangun pada malam hari untuk:
- Minum.
- Menggunakan toilet.
- Memanggil keluarga.
- Minum obat.
Gunakan lampu malam yang cukup terang tetapi tetap nyaman bagi pasien.
Pastikan saklar atau lampu mudah dijangkau.
π₯€ 7. Buat “Zona Pasien” di Dekat Bed
Tidak semua barang harus diletakkan jauh dari pasien.
Sediakan area kecil di dekat bed untuk menyimpan barang yang sering digunakan.
Contohnya:
π§ Air minum
π Obat sesuai jadwal
π± Handphone
π§» Tisu
π Bel/alat pemanggil
π Barang pribadi
Dengan begitu pasien tidak perlu terus meminta bantuan hanya untuk mengambil barang yang sederhana.
π« 8. Jika Menggunakan Oxygen Concentrator, Perhatikan Lokasinya
Untuk pasien yang memang mendapatkan terapi oksigen sesuai anjuran dokter, keluarga perlu memastikan peralatan ditempatkan dengan aman.
Pastikan area sekitar alat:
- Memiliki ventilasi yang baik.
- Tidak tertutup barang.
- Tidak dekat sumber api atau rokok.
- Kabel dan selang tidak menjadi bahaya tersandung.
Terapi oksigen harus mengikuti instruksi dokter atau tenaga medis.
π¨βπ©βπ§ 9. Jangan Membuat Pasien Terisolasi
Membuat kamar pasien bukan berarti pasien harus selalu sendirian.
Jika kondisi memungkinkan, pasien tetap dapat berinteraksi dengan keluarga.
Misalnya:
- Mengobrol.
- Menonton televisi.
- Makan bersama keluarga.
- Berjemur.
- Duduk di ruang keluarga menggunakan kursi roda.
Interaksi sederhana dapat membuat suasana perawatan di rumah terasa lebih nyaman.
π Apakah Rumah Harus Diubah Total?
Tidak.
Keluarga tidak perlu mengubah rumah menjadi seperti rumah sakit.
Yang paling penting adalah membuat lingkungan:
Aman + mudah diakses + nyaman + sesuai kondisi pasien.
Penyesuaian juga dapat bersifat sementara. Setelah pasien pulih dan kembali mandiri, sebagian besar pengaturan tersebut dapat dikembalikan seperti semula.
ποΈ Alat Kesehatan Apa yang Biasanya Dibutuhkan di Rumah?
Tergantung kondisi pasien, beberapa alat yang dapat membantu antara lain:
ποΈ Bed Pasien
Untuk pasien yang masih membutuhkan banyak waktu beristirahat atau kesulitan mengubah posisi.
βΏ Kursi Roda
Untuk membantu mobilitas pasien yang belum mampu berjalan jauh atau mudah lelah.
πΆ Walker
Untuk pasien yang mulai latihan berjalan sesuai anjuran dokter atau fisioterapis.
π©Ό Kruk
Untuk kondisi tertentu ketika pasien membutuhkan bantuan berjalan dan pembatasan beban pada kaki.
π¦― Tongkat
Untuk pasien yang membutuhkan bantuan keseimbangan ringan.
π« Oxygen Concentrator
Untuk pasien yang membutuhkan terapi oksigen sesuai resep atau anjuran tenaga medis.
π¨ Suction Pump
Untuk kebutuhan tertentu dalam perawatan pasien di rumah sesuai instruksi tenaga kesehatan.
π GS Alkes Siap Membantu Menyiapkan Alat Kesehatan di Rumah
Jika keluarga baru mendapatkan informasi bahwa pasien akan pulang dan membutuhkan alat kesehatan, GS Alkes menyediakan berbagai pilihan alat untuk kebutuhan perawatan di rumah.
Tersedia:
ποΈ Bed Pasien 1, 2 & 3 Fungsi
βΏ Kursi Roda Standard, Traveling, Deluxe & 4 in 1
πΆ Walker
π©Ό Kruk
π¦― Tongkat
π« Oxygen Concentrator
π’οΈ Tabung Oksigen
π¨ Suction Pump
β¨ Alat Bersih & Terawat
π Antar & Pemasangan ke Rumah
π¬ Konsultasi Gratis
π Melayani Semarang, Kendal, Ungaran, Salatiga, Boja, Demak & sekitarnya.
π² 0895-0917-3788
Kesimpulan
Ketika pasien pulang dari rumah sakit, rumah memang bisa terasa seperti “kamar rawat” sementara.
Namun, tidak perlu melakukan perubahan besar.
Mulailah dari hal-hal sederhana:
β
Pilih kamar yang mudah diakses.
β
Siapkan tempat tidur yang sesuai.
β
Kosongkan jalur untuk walker atau kursi roda.
β
Pastikan kamar mandi aman.
β
Perbaiki pencahayaan.
β
Letakkan kebutuhan pasien di tempat yang mudah dijangkau.
β
Siapkan alat kesehatan sesuai kebutuhan pasien.
Dengan persiapan yang baik, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman untuk mendukung proses pemulihan pasien di rumah.
Post a Comment